KONI Ambon Bidik Atlet Muda, 94 Pelajar Ikuti Kejuaraan Catur

Koni Kota Ambon
15 Okt 2026 06:06
3 menit membaca

Ambon,KKA.com.– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon mulai memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong penyelenggaraan turnamen secara rutin pada berbagai cabang olahraga prestasi.

Advertisement
PT Assyifa Teknologi Nusantara

Komitmen itu ditegaskan Ketua Umum KONI Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, saat membuka Kejuaraan Catur Tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 KONI, Kamis (15/10/2026).

Kejuaraan tersebut diikuti 94 pelajar dari 33 sekolah. Rinciannya, 36 peserta tingkat sekolah dasar (SD) dari 16 sekolah dan 58 peserta tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dari 17 sekolah.

Bodewin mengatakan, kompetisi menjadi bagian penting dalam membangun fondasi pembinaan atlet yang berkelanjutan. Melalui turnamen, para pelajar tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga memperoleh pengalaman bertanding sejak dini.

Advertisement
PT Assyifa Teknologi Nusantara

“Harapan kita, melalui turnamen ini, anak-anak di tingkat SD dan SMP memiliki ruang dan kesempatan untuk berkompetisi serta terus mengasah kemampuan dan keterampilan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan olahraga tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan. Atlet juga membutuhkan kesempatan bertanding secara konsisten agar kemampuan yang dimiliki terus berkembang.

Karena itu, dia menargetkan setiap cabang olahraga prestasi di bawah naungan KONI Kota Ambon dapat menggelar turnamen secara rutin setiap tahun.

“Dalam masa kepemimpinan saya sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon, saya ingin setiap cabang olahraga melaksanakan turnamen setiap tahun. Tahun ini kita mulai dengan kejuaraan, dan tahun depan kita berharap seluruh cabang olahraga prestasi dapat menggelar turnamen masing-masing,” tegasnya.

Tak sekadar menjadi ajang kompetisi, kejuaraan catur tersebut juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk menjaring bibit atlet potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi, mulai dari provinsi hingga nasional dan internasional.

Sebagai bentuk dukungan, KONI Kota Ambon berencana memfasilitasi maksimal empat pecatur terbaik untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Langkah ini diharapkan memberi pengalaman sekaligus memperluas wawasan para atlet muda dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat.

“Kita akan memfasilitasi dan mengirimkan maksimal empat orang pecatur terbaik untuk mengikuti kejuaraan nasional. Yang terpenting, mereka bisa mendapatkan pengalaman dan merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional,” ungkapnya.

Bodewin menambahkan, catur bukan sekadar permainan yang mengandalkan strategi. Olahraga tersebut juga melatih kesabaran, kedisiplinan, kecermatan, serta kemampuan berpikir sistematis sebelum mengambil keputusan.

Nilai-nilai itu dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dia menegaskan, setiap anak memiliki bakat dan potensi berbeda yang perlu mendapat ruang untuk berkembang. Pembinaan generasi muda, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus memberi perhatian terhadap potensi di bidang olahraga.

“Anak-anak yang memiliki kemampuan bermain catur harus diberikan kesempatan untuk mengembangkannya, sama seperti anak-anak yang unggul dalam matematika, bahasa Inggris, dan bidang lainnya. Kita harus memberikan ruang agar bakat dan talenta mereka berkembang secara maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Catur Tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon, Dr. Melkias Pentury menyebutkan, sebanyak 94 pelajar ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Peserta terdiri atas 36 pelajar SD dan 58 pelajar SMP yang mewakili total 33 sekolah. Dari jumlah itu, 16 sekolah berasal dari jenjang SD dan 17 sekolah dari jenjang SMP.

Keterlibatan puluhan sekolah tersebut diharapkan menjadi awal bagi pengembangan olahraga catur di kalangan pelajar sekaligus memperluas basis pencarian atlet potensial di Kota Ambon. (**).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x